Kamis, 02 April 2026

Mengenang Operasi Woyla 45 Tahun Silam (6): DIRUT GARUDA GLENNY KAURIPAN : MENGGALANG SEMANGAT KEPAHLAWAN.

(Versi Pendek)

Silaturahmi kekeluargaan antara Ko-Pilot #HedhyJuwantoro, #pramugariDeliyanti dan penulis yang direncanakan  Rabu 1 April 2026, menjadi penuh makna dan agak meriah tatkala pada Sabtu pagi  28 Maret 2026, Direktur Utama Garuda Letjen TNI (Purn) #GlennyKauripan menelpon menanyakan kabar sahabat-sahabat para awal pesawat Woyla yang dibajak tepat 45 tahun silam.

 

Saya sampaikan kepada beliau rencana silaturahmi di atas. Spontan beliau mengatakan, “Saya ikut hadir ya!“.

 

Dalam silaturahmi Dirut Garuda mengatakan, kehadirannya bersama tim dilandasi keinginannya untuk menghidupkan hubungan emosional antar generasi di Garuda, khususnya dengan para pahlawan Garuda.

 

Pada hematnya, pahlawan itu  bukan hanya mereka yang sudah berkorban jiwa dan ditandai batu nisan, tetapi juga yang masih hidup seperti Hedy Juwantoro dan Deliyanti. Ia dan jajarannya ingin memetik pelajaran dari mereka berdua yang mengalami langsung pembajakan pesawat yang pertama kali terjadi di Indonesia.

 

Glenny Kauripan bertekad menggalang semangat sebagaimana dicontohkan para pahlawan itu. Tekad itu disambut doa para hadirin agar Garuda yang sekarang sedang meruigi besar, bisa segera bangkit kembali, menjadi maskapai penerbangan kebanggaan nasional yang sehat dan kuat secara operasinal maupun keungan, yang dilandasi semangat korps yang tinggi.

 

Sebelum Letjen Glenny tiba, kepada penulis dan beberapa teman, Deliyanti mengatakan, kehadiran Dirut Garuda ini baginya sangat luar biasa. Mereka sempat disapa Dirut Garuda Wiweko begitu selesai pembajakan, namun setelah itu tidak ada perhatian dan komunikasi. Alhamdulillah  sekarang, 45 tahun kemudian, Dirut Garuda menunjukkan perhatian dan kepeduliannya. (lebih lengkap di FB #BambangWiwoho)

 

#Operasi Woyla

#BWiwoho

#PenerbitBukuKompas.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda